Untuk mencapai tujuan hidup kita, apa yang sudah kita tuliskan, agar segara terwujud maka katakan kepada orang-orang di sekitar kita, katakanlah kepada teman kita, bukan sebagai kesombongan, tetapi apa yang kita katakan sebagai motivasi kita, dengan mengucapkan apa yang sudah kita rencanakan, impikan, maka kita akan “terpaksa” mengejarnya, menempatkan diri kita dalam kondisi kepepet secara positif.

Berikut ini hasil penelitian pakar dari jepang, Masaru Emoto, beliau meneliti perilaku air yang diberi perlakuan kata-kata. Ternyata hasilnya menakjubkan, bahwa air memiliki reaksi yang berbeda, antara air yang diberi kata-kata positif dan air yang diberi kata-kata negatif.

Air yang diberi kata-kata negatif, bereaksi negatif, keruh dan kotor, sebaliknya air yang diberi kata-kata positif, baik dan puji-pujian memberikan reaksi positif, molekul air membentuk rangkaian yang indah. Jika menggunakan penelitian ini untuk hidup kita, menurut ahli kesehatan, bahwa tubuh manusia itu terdiri dari banyak air, mulai dari janin bayi 99{d27d70b0dca422c55efe9f46f153e13aa375b494fa4b165a7ccdd88158c8d926} mengandung air dalam tubuhnya, bayi lahir 90{d27d70b0dca422c55efe9f46f153e13aa375b494fa4b165a7ccdd88158c8d926} air, remaja masih mengandung 80{d27d70b0dca422c55efe9f46f153e13aa375b494fa4b165a7ccdd88158c8d926} air, orang dewasa 70{d27d70b0dca422c55efe9f46f153e13aa375b494fa4b165a7ccdd88158c8d926} air bahkan orang meninggal masih mengandung 50{d27d70b0dca422c55efe9f46f153e13aa375b494fa4b165a7ccdd88158c8d926} air.

Bayangkan apa respon air dalam tubuh kita jika mendapatkan ucapan kita, atau self talk kita yang positif, kata-kata yang menggambarkan optimisme, cita-cita baik di masa depan, tentu akan bereaksi positif. Sebaliknya apa reaksi tubuh kita jika mendapatkan kata-kata, ucapan yang negatif, pesimisme, kekhawatiran dan kecemasan baik dari ucapan diri sendiri (self talk) ataupun ucapan orang-orang disekitar kita, tentu reaksinya negatif, keruh dan tidak mendukung.

Sayangnya kata-kata negatif yang biasa kita ucapkan lebih banyak dari pada kata-kata positif, dan lebih banyak lagi kata-kata negatif dari self talk (ucapan dalam hati) kita, apa lagi kata-kata negatif masih sering kita dengar dari orang tua, teman-teman, juga bahkan kata-kata dari guru, bisa jadi negatif dari orang-orang disekitar kita. Menurut Quantum Learning, Setiap anak mendapatkan 460 kata-kata negatif dari lingkungannya setiap hari. 13800 setiap minggu dan 165.000 kata-kata negatif setiap bulan. (Qosim Yusuf: 2000).

Mengapa penasehat spiritual bisa menyembuhkan, menurut Dr. Taebi, DNM, a spiritual healer, Speaker   adalah seorang dokter pengobatan neuropati dari Kanada yang spesialisasinya adalah kanker, penyakit menahun, dan depresi. Ia menggunakan kata-kata berenergi tinggi, bahwa ini mengubah seluruh sikapnya hanya dalam waktu tiga bulan. Ia melihat hasil-hasil yang “ajaib“ pada pasien-pasiennya.

Impian sahabat nabi yang menjadi kenyataan, mereka mendapatkan apa yang minta-diimpikan. Suatu hari, al kisah ada 4 sahabat nabi, SAW yang sedang berdikusi di sisi ka’bah dan mereka menceritakan impian mereka masing-masing, diantaranya;

ABDULLAH BIN UMAR, RA mengatakan saya ingin masuk surga, selanjutnya URWAH BIN ZUBAIR, RA mengatakan “saya ingin menguasai ilmu Fiqih”. MUSH’AB BIN ZUBAIR, RA juga mengatakan “saya ingin menguasai Irak, sedangkan ABDUL MALIK BIN MARWAN, RA mengatakan “saya ingin menjadi khalifah”. Sejarah mencatat, impian para sahabat tersebut menjadi kenyataan, karena mereka mengucapkan kata-kata yang positif, dan berprasangka baik pada masa depan mereka, dan mereka mengejarnya.

Ada perkataan yang melemahkan, dan ada perkataan yang bisa menguatkan, salah satunya adalah pertanyaan. Pertanyaan adalah salah satu cara untuk merubah mind set atau cara berfikir kita yang paling efektif.

Melalui pertanyaan yang salah bisa melemahkan rencana aksi kita. Sebagai contoh pertanyaan yang melemahkan adalah “mengapa saya tidak berhasil ?, Mengapa bisnis begitu sulit ?, mengapa saya selalu gagal dalam kehidupan ini ?”, dengan pertanyaan negatif maka kita akan fokus kepada persoalan bukan fokus pada solusi.

Sedangkan dengan kekuatan pertanyaan dapat menguatkan, bahkan memecahkan persoalan kita. Berikut ini beberapa pertanyaan yang bisa memecahkan masalah, jika kita menemukan persoalan, masalah dan kemacetan dalam hidup kita;

Jangan bertanya yang melemahkan, misalnya mengapa persoalan ini begitu sulit?, mengapa saya tidak bisa ? mengapa saya gagal dan mengapa saya tidak berbakat dan selalu gagal? Dan sebagainya, karena pertanyaan negatif akan memfokuskan kita pada hal tersebut. Berikut ini panduan pertanyaan sendiri untuk menggairahkan hidup kita, membangkitkan semangat kita;

Ada suatu masa dimana Anda harus berhenti bertanya agar membuat kemajuan. Jika terus bertanya justru Anda akan merasa tidak pasti, karena kita akan menjadi ragu dengan terus bertanya, pada titik tertentu segeralah mengambil tindakan, jangan menunda keputusan setelah mantap dalam hati.

+++

Untuk keperluan training, fasilitator, motivasi, workshop, pendampingan usaha, kerjasama dan event organizer, silahkan hubungi kami. Di 085 868 586 660 Dengan senang hati kami akan membantu Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.