Wirausaha atau dirkenal dengan entrepreneur adalah suatu istilah untuk sekelompok orang yang mandiri, bekerja untuk menghasilkan barang dan jasa, baik sendiri ataupun melalui orang lain, dengan menciptakan nilai tambah dan semangat kemandirian. Pelaku wirausaha biasa disebut sebagai pengusaha atau entrepreneur. Jumlah pengusaha di Indonesia sangat terbatas masih di bawah 2{d27d70b0dca422c55efe9f46f153e13aa375b494fa4b165a7ccdd88158c8d926}, negara maju pengusahanya di atas 4{d27d70b0dca422c55efe9f46f153e13aa375b494fa4b165a7ccdd88158c8d926}, karena tidak banyak orang yang memiliki MENTAL WIRAUSAHA, tetapi lebih banyak yang memiliki MENTAL PEKERJA ATAU KARYAWAN.

Seorang pengusaha, biasanya memiliki tahapan tujuan tumbuh kembang sebagai berikut;

Untuk mencapai tahapan perkembangan bisnis, diperlukan motivasi yang kuat, dan banyak pengusaha jatuh karena proses naik kelas ini. MENTAL PENGUSAHA vs MENTAL KARYAWAN berbeda berikut ini perbandingannya:

mental

Untuk menumbuhkan mentalitas wirausaha ada banyak pendekatan, biasanya pendidikan dari keluarga dan lingkungan adalah cara paling efektif; Jika keluarga pengusaha, dan SEJAK DINI SUDAH DILIBATKAN DALAM USAHA KELUARGA, biasanya akan tumbuh mentalitas pengusaha tersebut. Jika dilingkungan teman, teman sekolah, teman kuliah atau teman bergaul, hal ini dapat mempengaruhi tumbuhnya mentalitas pengusaha, dari pergaulan, bahan diskusi dan aktifitas teman.

Lalu bagaimana jika kita berada di lingkungan yang terbiasa dengan bekerja, petani, nelayan dan lain-lain yang bukan merupakan lingkungan wirausaha, maka biasanya ada kecenderungan untuk menjadi pekerja juga.

Apakah mentalitas wirausaha dapat dilatihkan dan dibentuk melalui pendidikan? jawabnya tentu bisa. Pendidikan kewirausahaan, untuk mendorong peserta memilih cara mencari sumber pendapatan, bekerja atau berwirausaha. Pendidikan kewirausahaan dilakukan untuk menumbuhkan pengertian bahwa berbisnis adalah lebih baik dari bekerja, berbisnis akan memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat dengan menciptakan lapangan kerja, dan berbisnis akan mampu mencapai aset atau jumlah kekayaan pribadi yang lebih besar berlipat-lipat dibandingkan bekerja dengan waktu yang sama.

Ciptakan KONDISI KEPEPET, “the power of kepepet”, pengusaha besar banyak terlahir dari kondisi kepepet, tidak ada pilihan lain, harus berhasil, ini satu-satunya jalan. Tidak ada alternatif lain selain menjadi pengusaha, memulai usaha seadanya.Tutup semua pintu keluar, tidak ada pintu cadangan jika gagal. Seperti kisah penaklukan Andalusia, sangat fenomenal dengan pasukan terbatas hanya puluhan ribu bisa mengalahkan ratusan ribu pasukan dengan strategy kepepet, dengan membakar semua kapal untuk pulang, sehingga pilihannya mati atau menang.

 

+++

Untuk keperluan training, fasilitator, motivasi, workshop, pendampingan usaha, kerjasama dan event organizer, silahkan hubungi kami. Di 085 868 586 660 Dengan senang hati kami akan membantu Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.