Mengapa seseorang melakukan tindakan, mengacu pada 5 KOMPONEN SISTEM INTERNAL MANUSIA, yaitu diantaranya;

KEYAKINAN, dalam mengambil keputusan dan melakukan tindakan kita akan mereferensikan kepada apa yang kita yakini sebelum bertindak, itulah mengapa keyakinan kita penting. Jika kita yakin bahwa kita bisa maka kita akan termotivasi untuk berusaha, sedangkan jika kita tidak yakin, maka kita tidak akan melakukan apa-apa dan jikapun melakukan biasanya dengan motivasi yang rendah.

Mental block atau belenggu mental terutama adalah dari keyakinan yang salah, jika berpegang teguh pada keyakinan yang salah akan menghancurkan hidup kita, dengan melakukan perubahan keyakinan (shifting paradigm) kita akan memiliki keyakinan baru, dan bisa menjadi kekuatan RAKSASA, yang bisa menggerakkan, menaklukkan rasa takut.

Bagaimana otak, pikiran kita menerima masukan, menjadi sehat atau sakit adalah dari kata-kata baik yang kita dengar berulang-ulang atau ucapan dalam hati (self talk) yang berulang-ulang.

Apa yang kita lihat dan dengar dari berbagai peristiwa dan akan menjadi referensi dalam tindakan kita setiap hari, jika referensi itu salah, atau penafsiran dari peristiwa itu salah maka hidup kita menuju ke jalan yang salah. Otak adalah kompas hidup kita.

Ada hal-hal yang sifatnya non verbal, tetapi merupakan masukan otak dan pikiran kita yaitu, apa yang kita putuskan dan lakukan setiap hari. Perasaan yang paling sering kita rasakan baik karena perlakuan kepada diri kita oleh pihak lain atau perlakuan kita kepada orang lain. Mulai fokuslah pada perlakuan dan tindakan yang memberi inspirasi, membangun semangat juang untuk diri sendiri dan lingkungan kita.

Berapa besar komitmen kita untuk sukses? Lima persen saja orang punya komitmen sukses, mereka menjadikan sukses sebagai sebuah keharusan, mereka melakukan apa saja untuk mendapatkan sukses tersebut. Sedangkan 90{d27d70b0dca422c55efe9f46f153e13aa375b494fa4b165a7ccdd88158c8d926} sisanya, mereka yang berharap sukses yaitu punya keinginan untuk sukses tetapi mereka bertindak pada batas-batas kenyamanan mereka, yaitu banyak dalih untuk tidak melakukan tindakan, mereka enggan membayar ongkos sukses, mungkin berat, sakit dan memerlukan pengorbanan untuk meraih sukses tersebut.

Ada beberapa belenggu mental yang menyebabkan kegagalan, dan penyebab kita tidak sukses, meskipun kita sudah berusaha sekian lama, belenggu ini kadang-kadang tidak kita sadari, tetapi secara nyata dapat dilihat dari tindakan, ucapan dan dari respon kita terhadap peristiwa dalam kehidupan kita.

Keyakinan yang melemahkan misalnya ketika di hati kita terbersit perasaan bahwa ;

Keyakinan ini terbentuk dari waktu-ke waktu, bahkan mungkin terjadi waktu masih sangat kecil di masa lalu, apa yang diucapkan guru, peristiwa ujian di sekolah, kegagalan beberapa kali atau kegagalan yang menyakitkan mendalam, peristiwa di rumah pernah mengalami kegagalan sehingga menjadi keyakinan yang membelenggu.

Dalam bisnis keyakinan yang membelenggu juga bisa menjadi akar kegagalan kita dalam meniti karir dan mengelola bisnis, misalnya;

Menurut pak Tung Desem Waringin, dari riset yang pernah dilakukan, ada beberapa perilaku dan pola fikir orang kaya dan bagaimana sebaliknya orang miskin berfikir dan bertindak, dari hasil pengamatan terhadap pikiran dan perilaku orang kaya dan miskin:

Keyakinan yang melemahkan harus di bongkar, harus di hancurkan. Ingat, apa yang pernah sangat diyakini oleh orang pandai dan terkenal, ternyata sekarang terbukti tidak benar, misalnya;

Mari kita bangun kembali keyakinan baru, bahwa apapun masih mungkin terjadi, Tuhan maha kuasa, apa saja masih bisa terjadi jika Tuhan menghendaki. Mari kita percayai penciptaan Tuhan dalam diri kita sempurna, kita memiliki semua sumber daya yang memadai untuk menyelesaikan seluruh persoalan hidup (ANYTHING POSSIBLE).

Jika kita menyatakan saya bisa, apapun menjadi mungkin bisa, jika kita meyakini mungkin, semuanya masih terbuka peluangnya. Kita bisa menjadi apapun yang kita mau, jika punya kemauan pasti ada jalan, banyak jalan menuju Roma. Jika kita gagal mungkin kita kurang persiapan, bukan kita orang yang GAGAL. Jika kita memperoleh nilai ujian jelek, tidak berarti kita adalah BODOH, tetapi mungkin kita tidak belajar dengan tepat. Jika kita rugi dalam bisnis, bukan berarti kita tidak berbakat berbisnis, mungkin saja kita salah prediksi dalam mengitung perencanaan bisnis. HANCURKAN belenggu mental, hancurkan keyakinan yang membelenggu, miliki keyakinan baru yang positif.

BERTINDAKLAH, karena KEKUATAN MENGUBAH ADALAH TINDAKAN kita, karena; setiap tindakan membuahkan hasil berbeda. Tindakan adalah kunci mencapai hasil, tanpa tindakan apapun yang kita inginkan tidak akan tercapai, bertindaklah, keajaiban akan terjadi, mungkin butuh waktu, tetapi waktu akan berakhir jika tidak ada tindakan dan hasil tidak ada.

Setiap tindakan mengacu pada tujuan, tanpa tujuan, maka tak ada tindakan. Tujuan yang sudah kita tetapkan akan tercapai dengan tindakan. Tetapkan tujuan, tindakan kita akan mencari caranya sendiri. Tujuan ada dalam keputusan. Putuskan apa yang hendak dicapai dalam hidup ini, keberanian memutuskan tujuan yang akan dicapai, akan menentukan dimana kita di masa depan, sukses atau tidak berubah. Putuskan tujuan-tujuan hidup ini.

Jika memutuskan sesuatu anda dapat melakukan segalanya. Apa yang sudah bisa kita putuskan, artinya kita mampu melakukannya, putuskan apa yang akan kita lakukan. Membuat keputusan akan membangkitkan kekuatan, dan hasrat. Ambil keputusan hebat setiap hari, pencapaian besar dilakukan dengan keputusan-keputusan kecil.

Salah satu alasan, Mengapa orang tidak mendapatkan apa yang mereka mau, karena mereka tidak tahu apa yang mereka mau. Hidup tanpa tujuan, persis seperti layang-layang putus atau kayu hanyut. Apa yang akan Anda lakukan jika semua tindakan Anda tidak pernah Gagal? APAKAH ANDA PUNYA ALASAN YANG SANGAT KUAT untuk MEWUJUDKAN IMPIAN Anda.

Perlu dipahami bahwa 80{d27d70b0dca422c55efe9f46f153e13aa375b494fa4b165a7ccdd88158c8d926} Motivasi orang untuk tindakan karena takut terhadap penderitaan dan 20{d27d70b0dca422c55efe9f46f153e13aa375b494fa4b165a7ccdd88158c8d926} Motivasi orang melakukan tindakan karena untuk mengejar kesenangan, mengejar target dalam hidup. Jadikan diri kita dalam keadaan kepepet, bikin target yang membuat kita tidak bisa berkelit harus mencapainya. Tempatkan hasrat keinginan sukses kita di angka 100 dari 100 point, apapun akan kita lakukan untuk mewujudkannya. Motivasi diri sendiri, tempat di posisi yang sulit buat pernyataan di depan publik apa target yang akan kita capai, dan apa sangsinya jika kita malas dan tidak berusaha keras mencapainya. Selamat mencapai sukses dengan pasti. Kita harus KELUAR DARI ZONA NYAMAN (COMFORT ZONE), bertindaklah, maka keajaiban akan terjadi, hasil hebat dimulai dari tindakan.

FORGIVENESS, salah satu penghambat sukses kita adalah amarah, kebencian, dendam dan sakit hati kepada orang lain, bisa jadi dia adalah bekas pimpinan, mantan, teman lama, orang tua, dan diri sendiri yang kecewa. Emosi negatif semacam ini tidak disimpan di pikiran, tetapi disimpan di dalam tubuh, di bagian tubuh kita. yang lambat laun akan menjadi penyakit. Untuk itu kita harus melepaskan emosi tersebut, dengan beberapa teknik, kita bisa melepaskan emosi tersebut, maafkan dan lepaskan, bukan berarti kita menerima apa yang mereka lakukan, tetapi kita membebaskan dari dari belenggu mental emosi beracun tersebut.

Untuk itu, siapkan diri untuk melepaskan diri dari belenggu emosi negatif, yang membebani diri kita, dengan memaafkan orang yang pernah mengecewakan kita. Jika anda belum berhasil melakukan pelepasan, anda bisa menggunakan tenaga profesional healing (penyembuh)

+++

Untuk keperluan training, fasilitator, motivasi, workshop, pendampingan usaha, kerjasama dan event organizer, silahkan hubungi kami. Di 085 868 586 660 Dengan senang hati kami akan membantu Anda.

2 Responses

  1. Coach, bedanya mental block sama mawas diri itu gimana ya?

    Semisal nih, saya ga jago desain, alih2 belajar desain biar jago bikin materi promosi dll lebih memilih untuk hire orang untuk membuatnya.. Dll dll..
    Salah satunya contohnya itu..

    Lalu, bagaimana memposisikan diri tentang dimana kita harus membuka diri dan dimana harus paham bahwa “itu” bukanlah kita?

    Terima kasih sebelumnya

    1. oh….ini baru terbaca….yg di tanyakan bukan mental block. itu strategi namanya.

      mental block itu keyakinan yg membelenggu. misal….kita selama ini hidup di lingkungan yg tdk mendukung, sehingga merasa rendah hati….dan kita jadi minder takut dll….maka itu jadi belenggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.