Pada artikel kemarin sy membahas soal obsesi. Pertanyaannya adalah, bisakah di ciptakan secara positif dan sadar ?

Sugesti bisa diterjemahkan sebagai pengakuan secara sadar keadaan tertentu yg lebih baik dari yg sebenarnya. Misal saja, kita takut — dan kita lakukan sugesti bahwa kita cukup berani, bahwa bahwa kita baik baik saja. Kita punya hambatan misal api itu panas — dan kita men-sugesti diri, bahwa kita punya kemampuan mengatasi hambatan itu. Misal api sedingin salju.

Sebenarnya hambatan itu ada dari dalam diri, dalam pikiran kita, karena pikiran terhambat, maka secara otomatis tubuh kita merespon dengan tindakan sesuai pikiran. Karena takut maka tindakan kita cenderung ragu, karena merasa ada hambatan, maka tindakan kita melambat. Dan seterusnya.

Hambatan dalam pikiran, biasanya merupakan endapan peristiwa yg waktunya panjang sekali, bertahun2 terbentuk di bawah kesadaran kita (pikiran bawah sadar). Karena sudah mengakar kuat, tanpa disadari keyakinan itu (yg biasanya negatif) menjadi rujukan, menjadi tempat bertanya sebelum kita bertindak. Dari sini akar masalahnya.

Bagaimana membuka tabir itu, bagaimana agar isi bawah sadar kita positif dan mendukung jalan sukses kita, caranya di antaranya adalah, dengan sugesti atau secara berulang2 dengan kesadaran penuh kita lakukan berulang2 sampai menjadi membentuk kesadaran baru, kayakinan baru.

Tapi kenyataan nya saat sebagian kita melakukan proses sugesti diri atau autosugesti diri, kita berhenti, tidak konsisten dan dalam diri kita ada penolakan. Mengapa?

Ternyata, pesan sugesti yg kita tanamkan, pertama-tama akan di saring oleh panca indra kita serta pikiran sadar kita, yaitu otak logika dan rasa cipta kita.

Jadi, apa yg kita begitu yakini saat ini adalah dibentuk oleh penerimaan secara sadar, kita menerimanya. Jika kita menolaknya, tidak akan menjadi keyakinan yg mengakar-urat. Memang bisa jadi pembentukan keyakinan bisa sekejab atau pelan2 terjadi bertahun2, dan sayang nya yg berbahaya adalah yg negatip.

Nah, 2019 sudah siap membangun arah baru? Pertama sadari apa yg ingin kita raih dan jalani sebagai kesadaran. Masukkan sampai menjadi kesadaran dibawah sadar, lakukan terus menerus secara outosugesti, berulang2 hal baik, sugesti baik ke pikiran sadar, ke panca indra… Terimalah sebagai kebenaran…. Biarkan secara alamiah menjadi batu penjuru, nahkoda dalam hidup. Kita putuskan sendiri secara sadar dan secara bawah sadar.

Tuliskan, ucapkan, kerjakan, jalani, dengan emosi positif dan penerimaan diri.

“setiap hari, tambah sehat, tambah kuat tambah kaya, tambah bahagia “.

#sepaku8122018