A. Menetapkan Rerencana Investasi

Di dalam BUSINESS PLAN, rencana bisnis, akhirnya kita akan mendapatkan berapa biaya investasi yang harus disiapkan sampai bisnis ini bisa mandiri. Bukan hanya berapa biaya sampai bisnis ini berdiri, karena BIASANYA DALAM 3-6 BULAN BISNIS MASIH BELUM STABIL dan memerlukan investasi Anda, investasi untuk;

Hitung biaya tetap yang akan dikeluarkan selama 3 bulan ke depan sebagai cadangan investasi, sehingga operasional usaha tetap terjamin, jika terjadi belum tercapainya target penjualan.

B. Penetapan Harga Jual

Penetapan harga penjualan sebuah produk ditetapkan dengan memperhitungkan berapa biaya yang diperlukan untuk membuat produk tersebut secara langsung, yang disebut HPP, harga pokok produksi.

Sehingga dengan diperoleh total biaya yang diperlukan untuk membuat sebuah produk sampai di tangan konsumen. Lalu berapa harga jual yang ditetapkan? Tergantung berapa besar keuntungan yang anda inginkan, akan tetapi dalam bisnis, kita harus mempertimbangkan banyak faktor dalam menetapkan harga, setelah mengetahui berapa biaya sebenarnya untuk menghasilkan produk, yakni;

Prinsipnya, kita dapat menetapkan berapapun harga jual kita, setelah mempertimbangkan berbagai hal di atas, jika konsumen membeli produk kita, maka dapat dikatakan harga jual kita sesuai. Konsumenlah salah satu indikator berapa harga yang tepat bagi mereka. Biasanya harga jual 30-40{d27d70b0dca422c55efe9f46f153e13aa375b494fa4b165a7ccdd88158c8d926} dari biaya total yang dikeluarkan oleh produsen.

C. Mengelola Cash Flow

Dalam mengelola cash flow, aliran uang masuk dan keluar ada beberapa hal yang perlu diperhatikan;

D. Pencatatan Laporan Keuangan

Pencatatan laporan keuangan, pada akhirnya menggunakan tenaga profesional yang memahami ilmu akuntansi, sesuai standar akuntansi. Menggunakan software komputer akan lebih memudahkan memeriksa dan membuat keputusan dari data laporan keuangan, ini memerlukan biaya. Akan tetapi untuk start up usaha prinsipnya adalah setiap transaksi harus di catat, dan transaksi bisnis dan transaksi pribadi harus dapat dibaca dengan jelas, tujuannya adalah, untuk mengetahui berapa besar laba rugi usaha, kita dapat mengukur kesehatan bisnis kita, dan dapat melihat dimana beban biaya terbesar kita.

E. Berbagai sumber modal dan cara mendapatkannya

Seringkali orang yang menginginkan membuka usaha gagal, karena merasa tidak punya modal. Modal memang diperlukan, TETAPI TERNYATA BANYAK ORANG DENGAN MODAL YANG BESAR TIDAK MAMPU MEMBUAT BISNISNYA JALAN. Jadi apa yang terpenting dalam membuat usaha, yakni MODAL MENTAL, KEBERANIAN DAN KEMAUAN KERAS UNTUK MEMBUKA USAHA DENGAN MELAKUKAN TINDAKAN NYATA. Mereka yang berani, dan bermental mandiri ini, biasanya tanpa modal besar, kadang-kadang tanpa modal uang sama sekali, atau modal uang yang sangat terbatas, mampu menghasilkan usaha yang besar. Dari mana modal bisa kita peroleh untuk memulai usaha;

F. Cara Menetapkan Hutang Baik dan Hutang Yang Buruk

Kita biasa mendengar pengusaha terjerumus dalam kubangan hutang, bangkrut tidak mampu membayar hutang, bahkan terjerat rentenir dan lain-lain. Sehingga kita sering mendengar, hutang itu jahat, jangan pernah berhutang dan lain-lain. Hutang bisa menghancurkan tetapi hutang bisa membuat bisnis berkembang, menjadi laverage atau lompatan dalam bisnis, disini bisa disebut hutang baik dan hutang Tidak Baik. Apa kriteria hutang baik dan hutang Tidak Baik tersebut;

Hutang saat ini bisa menjadi solusi bisnis, dan kesulitan finansial, tetapi dimasa depan bisa menjadi malapetaka ketika tidak direncanakan dengan baik, karena akan membebani bisnis di masa depan.

+++

Untuk keperluan training, fasilitator, motivasi, workshop, pendampingan usaha, kerjasama dan event organizer, silahkan hubungi kami. Di 085 868 586 660 Dengan senang hati kami akan membantu Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.