Persepsi diri yang rendah, tidak berani memikirkan impian, tujuan yang besar, tidak berani mengharapkan sesuatu yang hebat, karena persepsi kita, kita percaya bahwa kita tidak akan berhasil, maka itu kita tidak mengharapkan yang hebat.

Pygmalion Effect, sebuah hikayat yunani, yang di tulis menjadi hasil riset yang disadur dari artikel klasik Harvard Business review “pygmalion in Management” (J. Sterling Livingston).

Masa depan kita akan terwujud dengan sendirinya – self fulfiling prophecy – karena pengharapan dan perlakuan kita. Apa yang Anda inginkan, maka wujudkan, dan pasti akan terwujud jika saat ini anda memperlakukan, memberikan tindakan yang sesuai dan mengharapkan itu terjadi. Alloh, SWT memberikan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka, karena pengharapan dan perlakuan kita.

Ada kisah menarik tentang Adam Khoo, seorang anak yang dibilang malas oleh orang tuanya, sulit belajar dan nilainya jelek disekolah, kecanduan main game di rumah dan hampir tidak naik kelas saat sekolah dasar di Singapura. Karena nilai yang jelak, dia hanya bisa masuk sekolah biasa di SMPnya, dan begitu juga di sekolah ini nilainya masih jelek dan perilakunya belum berubah, mungkin lebih buruk lagi.

Apa yang bisa mengubahnya? sebuah perubahan persepsi, melalui pelatihan mengubah persepsi dirinya, dengan gurunya, DR Ernes Wong, dengan tiba-tiba Adam Khoo berubah. Mula-mula dia merubah persepsinya, kemudian mengajarkan cara belajar efektif; setelah pulang pelatihan dia maju ke depan kelas dan mengatakan saya, akan lulus dengan nilai terbaik, saya akan masuk sekolah lanjutan atas yang terbaik dan saya akan masuk perguruan tinggi terbaik. Saya berkesempatan belajar langsung secara pribadi dengan DR. Earnes Wong, untuk memperdalam kemampuan training saya, dan beberapa pembelajaran itu saya masukkan dalam buku ini.

Karena kepercayaan dirinya tumbuh, Adam Khoo mulai memiliki persepsi diri yang positif, dia percaya dia bisa berprestasi, dia bisa berubah, dan semuanya berubah kebiasaan bermainnya berubah, cara belajarnya dia rubah. Meskipun teman-teman sekolahnya mentertawakannya saat itu, tetapi bagi Adam itu menjadi motivasi mencapai tujuannya.

Adam Khoo lulus dengan nilai sempurna, dan masuk sekolah terbaik, bahkan dia masuk perguruan terbaik dan dia menjadi salah satu dari satu persen top mahasiswa di NUS, maka akhirnya menghantarkan dia menjadi pengusaha dan sudah mencapai milyarder pada usia 26 tahun. Adam Khoo bisa berubah karena pengharapan dan perlakuan orang tuanya, dengan terus mendorongnya dan mendidiknya dengan tepat kepada pelatih yang tepat.

Menurut Prof. CR Snyder, Ahli Psikhologi University of Kansas. Meneliti efek berfikir positif dan harapan yang tinggi. Membandingkan nilai akademik dengan tinggi rendahnya harapan. Dia menyimpulkan mahasiswa yang memiliki harapan tinggi dan menetapkan sasaran yang lebih tinggi lebih berhasil.

Apa yang menyebabkan persepsi diri menurun ? karena sering mendapatkan perlakuan negatif. SURVEY MEMPERLIHATKAN 82{d27d70b0dca422c55efe9f46f153e13aa375b494fa4b165a7ccdd88158c8d926} ANAK-ANAK UMUR 5-6 TAHUN MEMILIKI CITRA DIRI YANG POSITIF DALAM KEMAMPUAN BELAJAR. TETAPI MENURUN MENJADI 18{d27d70b0dca422c55efe9f46f153e13aa375b494fa4b165a7ccdd88158c8d926} PADA UMUR 16-18 TAHUN. Mungkin karena perlakuan teman-teman dan gurunya di sekolah, dan sistem pendidikan yang tidak tepat.

JANGAN BIARKAN ORANG LAIN BERPERSEPSI NEGATIF pada diri kita, hasil sebuah penelitian dari Robert Merton dari Columbia University, 1957, menjelaskan bahwa harapan dan persepsi guru terhadap peningkatan kemampuan belajar siswanya akan mengalami peningkatan 20-30 point. Sebaliknya jika guru mengatakan bahwa kita tidak punya kemampuan, akhirnya siswa tersebut berperilaku seperti apa yang dikatakan gurunya, tidak punya kemampuan.

Anda mungkin pernah mendengar istilah valensi yang di tulis oleh bapak Farid Ponimal dkk, di Kubik Leadership, bahwa valensi adalah takaran atau bobot yang mewakili kapasitas diri Anda. Setiap orang memiliki valensi yang berbeda. Valensi yang Anda miliki akan menentukan kualitas hasil kerja dan mempengaruhi tingkat sukses Anda.
Waktu kecil, ayah saya mengatakan istilah makom, atau orang kampung menyebutnya balungan (tulang). Ada orang dengan makom atau derajat yang tinggi, atau balungan besar atau valensi tinggi, meskipun terlahir dalam kehidupan sulit, dari keluarga miskin akhirnya akan sukses menjadi besar, demikian sebaliknya, jika derajatnya rendah “derajat kodok”, meskipun di angkat ke atas meja, akan turun ke comberan lagi.

Jika Anda ingin sukses, tetapi tidak meningkatkan wadah, makon, dan kapasitas diri Anda, tentu saja sukses tidak pernah menghampiri Anda, sekeras apapun Anda berusaha. Apakah ini takdir kita?, tentu saja bukan, karena kita di tuntut untuk meningkatkan taraf hidup kita, meningkatkan derajat dan makom kita, menurut Pak Farid Poniman di Kubik Leadership, kita hendaknya melakukan hal hal berikut ini;

  1. Libatkan diri dalam pekerjaan besar. Lihat dan rasakan, apa yang sudah kita kerjakan selama ini, kita harus menantang pekerjaan yang besar, yang selama ini kita belum pernah lakukan. Lakukanlah hal hal besar menurut kita. Apapun itu.
  2. Bersainglah pada tingkatan yang lebih tinggi. Bersainglah dengan lingkungan yang lebih luas, masukilah arena pasar yang baru yang menantang, terimalah tantangan karir baru yang lebih sulit. Hadapilah persaingan.
  3. Ambil risiko!!, selama ini kita main di wilayah aman, bermain aman. Risiko dalam kehidupan akan menjadi ujian naik kelas, cobalah hal-hal yang selama ini kita fikir tidak bisa dan sulit, membuka cabang baru, investasi bisnis baru, pindah ke kota baru, mengambil studilanjut, mengunjungi pasar yang sangat sulit, yang orang lain selalu gagal di sana. Hadapilah risiko, naikkan makom Anda.
  4. Bertemanlah dengan orang yang bervalensi tinggi. Orang orang yang memiliki derajat tinggi, akan memiliki banyak pengaruh, disekitarnya banyak orang yang mengelilinginya, kata katanya di dengarkan, tindakannya menjadi trend, pengaruhnya luas, mentalnya besar, kuat dan hasil karyanya banyak. Itu pertanda bahwa dialah individu yang punya derajat valensi yang tinggi, makom yang tinggi. Jadilah sahabatnya, layanilah dan jadilah agen penyelur energi positif dari orang orang seperti ini, naikkan derajat dan makom Anda.

Jadilah orang yang positif, yang menjadi solusi dan mempengaruhi positif di lingkungan Anda, dan yakinlah bahwa Anda terlahir dengan derajat, makom dan valensi tinggi, capailah takdir Anda, Andalah orangnya, apapun dan bagaimanapun ke adaan Anda saat ini, masa depan bisa di rubah dengan keyakinan dan persepsi kita.

+++

Untuk keperluan training, fasilitator, motivasi, workshop, pendampingan usaha, kerjasama dan event organizer, silahkan hubungi kami. Di 085 868 586 660 Dengan senang hati kami akan membantu Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.