Berbagai Strategi Aplikasi Pemasaran

Sebelum menyusun rencana pemasaran yang harus dipahami adalah bahwa banyak aspek yang menentukan penjualan, yang biasa dikenal dengan marketing mix;

Sehingga 4 point ini ini saling mempengaruhi, tidak bisa salah satunya tidak sesuai dengan yang lain. Maka konsep ini biasa disebut bauran pemasaran, karena semuanya saling terkait.

Pemasaran adalah kunci dari keberhasilan usaha, produk yang baik tetapi tidak dipasarkan dengan baik, tidak akan laku. Tujuan utama pemasaran adalah, memperkenalkan produk kepada calon pembeli sebanyak-banyaknya, sehingga tertarik untuk mencoba membeli, kemudian terpuaskan dengan produk yang dibeli dan bersedia membeli kembali sehingga menjadi pelanggan setia yang mempromosikan produk kepada konsumen lain.

Strategi pemasaran meliputi dua hal:

Sebagai inspirasi saya ingin menceritakan kisah Pablo Picasso dan Vincent Fan Gogh, dua orang maestro kelas dunia yang sangat terkenal, dengan peninggalan lukisannya yang sangat mahal, kabarnya salah satu lukisan mereka dilelang seharga $80juta dan $90juta di tahun 1989, bisa dibayangkan betapa terkenalnya kedua pelukis ini. Keduanya hidup di zaman yang sama, dengan keahlian yang sama, akan tetapi kehidupan kehidupan mereka sangat berbeda:

  1. Pablo Pocasso hidup sangat berkelimpahan, dari hasil menjual lukisannya.
  2. Vincent Van Gogh hidup miskin dan merana, dari hasil menjual lukisannya.

Apa yang menyebabkan kedua orang ini hidup dengan cara berbeda? Meskipun punya produk dan kemampuan membuat produk yang sama ?.

Jawabannya adalah, bahwa cara menjual, atau STRATEGI MARKETING kedua orang ini berbeda. Vincent Van Gogh menjual lukisan dengan cara biasa, dari pintu ke pintu, dijual di pameran-pameran biasa, dan menjual dengan harga biasa. Sedangkan Pablo Picasso menjual dengan cara berbeda.

Itulah kisah dua orang yang hebat memiliki bisnis dan produk yang hebat, tetapi hidup di dalam keadaan ekonomi yang berbeda, karena kemampuan menjual produknya.

Membuat perencanaan pemasaran

Perencanaan pemasaran meliputi :

SIAPA TARGET MARKET YANG DISASAR.

Siapa target market yang mau di sasar, ini biasa disebut SEGMENTASI PASAR, kita tidak bisa memenuhi kebutuhan seluruh segmen pasar, misalnya anda bisnis pakaian, apakah anda bisa memenuhi konsumen balita, anak-anak, remaja, dewasa dan orang tua secara bersamaan?

Dari segi pendapatan konsumen, tentu kita tidak bisa membuatkan pakaian untuk berpenghasilan UMR, sekaligus mereka yang berpenghasilan puluhan juta dan mereka yang berpenghasilan tidak terbatas? dengan brand yang sama dan harga jual yang sama. Untuk itu, siapa target market Anda;

  1. Dari kelompok umur, siapa mereka?,
    • apakah anak-anak, biasanya harga murah, relatif murah menyesuaikan lingkungan pendapatan orang tua mereka, dan biasanya kemasan produk yang menarik.
    • Apakah remaja, usia sekolah?, mereka mudah terpengaruh teman dan korban iklan.
    • Apakah pekerja, usia muda, biasanya harga bagi mereka tidak masalah, tetapi kualitas penting.
    • Apakah keluarga, usia keluarga, biasanya mereka mempertimbangkan buget keluarga, harga relatih diperhatikan, dan kualitas akan dibanding-bandingkan.
  2. Dari jenis kelamin, apakah kelompok laki-laki atau wanita.
  3. Dari demografi, letak target konsumen? Apakah perkotaan, pedesaan, kawasan industri, dan lain-lain.
  4. Tingkat pendapatan, apakah kelompok a, b, c dan d dari grade tigkat pendapatan mereka.

Berapa biaya yang dikeluarkan.

Sebelum melakukan kegiatan promosi, anda harus mengkalkulasi, berapa besar buget promosi anda, hal ini harus dibatasi, dan diperkirakan dampak yang akan terjadi. Jangan sampai program promosi dilakukan tidak memberi dampak, justru akan menjadi beban biaya.

Bagaimana agar kegiatan promosi dapat dilakukan dengan efektif ?

  1. UJI KEGIATAN PROMOSI ANDA. Lakukan uji coba promosi sekala kecil di lingkungan sempit, untuk mengukur dampak kegiatan promosi anda, setelah mengetahui hitungan dampak promosinya, lakukan kegiatan promosi ditingkat yang lebih besar.
  2. CATAT KEGIATAN PROMOSI YANG PERNAH DILAKUKAN SEBELUMNYA, sehingga kita memiliki data yang akurat tentang kegiatan mana yang berdampak terbaik dan kegiatan promosi yang hanya membuang-buang biaya tanpa memberikan dampak penjualan langsung.
  3. PILIH MEDIA PROMOSI PALING EFEKTIF dengan biaya paling efisien.

BERAPA TARGET PENJUALAN YANG DIHARAPKAN DICAPAI.

Dalam setiap perencanaan, target penjualan menjadi perhatian pertama sebelum ditetapkan biaya pemasaran tersebut. Penjualanlah yang akan membiayai kegiatan promosi, di tahap awal memulai usaha, kegiatan promosi merupakan investasi, karena masih dibiayai dari modal usaha. Sebaiknya biaya promosi di tahap awal bisa mencapai 10-20 {d27d70b0dca422c55efe9f46f153e13aa375b494fa4b165a7ccdd88158c8d926} dari penjualan, berikutnya, untuk menjaga brand awearnes, bisa dianggarkan 5-10 {d27d70b0dca422c55efe9f46f153e13aa375b494fa4b165a7ccdd88158c8d926} untuk kegiatan promosi ini.

Bagaimana memahami pasar dan pesaing (competitor).

Kompetitor, pemilik usaha sejenis, atau produk substitusi adalah pesaing yang bisa merebut pasar yang kita miliki, atau bisa kita rebut pasarnya, dengan cara memenangkan pesaingan.Konsumen yang memutuskan akan membeli produk kita atau produk kompetitor, karena beberapa faktor:

Pemasaran adalah kunci bisnis, bisnis dan produk yang bagus tetapi gagal dalam pemasaran, atau dipasarkan dengan cara yang salah tidak akan menghasilkan keuntungan dan bisnis akan mati dan kalah bersaing dengan produk lain bahkan yang biasa-biasa tetapi dengan pemasaran yang baik.

Konsumen itu unik, mereka memilih produk sesuai dengan prinsip maslow sebagai berikut:

Pahami siapa target market anda, buat program pemasaran yang tepat, ciptakan keunggulan produk anda di kelasnya.

+++

Untuk keperluan training, fasilitator, motivasi, workshop, pendampingan usaha, kerjasama dan event organizer, silahkan hubungi kami. Di 085 868 586 660 Dengan senang hati kami akan membantu Anda.

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published.